Profil Dimas Drajad
Profil Dimas Drajad menjadi salah satu informasi yang banyak dicari pecinta sepak bola Indonesia setelah penyerang ini terus dipercaya memperkuat klub dan Timnas Indonesia. Dimas dikenal sebagai striker pekerja keras yang memiliki kemampuan mencari ruang, duel udara, dan penyelesaian akhir yang baik.
Lahir di Gresik, Jawa Timur, Dimas Drajad meniti karier sejak usia muda sebelum berkembang bersama Persikabo, Persib Bandung, dan Timnas Indonesia. Berkat konsistensinya, ia menjadi salah satu penyerang lokal yang beberapa kali mendapat kepercayaan tampil di level internasional.
Pada artikel ini, kamu akan menemukan biodata lengkap, statistik terbaru, perjalanan karier, hingga fakta menarik mengenai Dimas Drajad.
| Data | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Muhammad Dimas Drajad |
| Tanggal lahir | 30 Maret 1997 |
| Tempat lahir | Gresik, Jawa Timur |
| Usia | 29 tahun |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Posisi | Penyerang Tengah (Centre Forward) |
| Posisi lain | Sayap kiri, sayap kanan |
| Tinggi badan | 178 cm |
| Kaki dominan | Kanan |
| Klub | Persib Bandung |
| Kontrak | Hingga 30 Juni 2027 |
Dimas dikenal sebagai penyerang yang memiliki mobilitas tinggi dan mampu bermain di beberapa posisi lini depan. Selain sebagai striker utama, ia juga dapat dimainkan sebagai penyerang sayap ketika dibutuhkan pelatih.
Sepanjang karier profesionalnya, Dimas Drajad telah tampil di berbagai kompetisi domestik dan internasional.
| Kompetisi | Penampilan | Gol | Assist |
|---|---|---|---|
| Liga Indonesia | 26 | 0 | 0 |
| Timnas Indonesia | 3 | 3 | 0 |
Pada level internasional, Dimas menunjukkan efektivitas yang tinggi dengan mencetak 3 gol dari 3 pertandingan bersama Timnas Indonesia pada 2026. Catatan tersebut menunjukkan perannya yang tetap penting di lini depan Garuda.
Banyak penggemar mencari informasi mengenai Dimas Drajad kelahiran maupun Dimas Drajad orang mana.
Dimas lahir pada 30 Maret 1997 di Gresik, Jawa Timur. Kota tersebut juga menjadi tempat awal ia mengenal sepak bola sebelum melanjutkan pembinaan di beberapa akademi hingga akhirnya bergabung dengan PS TNI U-21.
Posisi utama Dimas Drajad adalah penyerang tengah (centre-forward). Namun, berkat kecepatan dan mobilitasnya, ia juga mampu bermain sebagai:
Fleksibilitas tersebut membuat Dimas sering digunakan dalam berbagai skema permainan, baik sebagai target man maupun penyerang yang bergerak bebas di lini depan. Ia dikenal aktif melakukan pressing terhadap lawan dan membuka ruang bagi rekan setimnya.
Karier Dimas Drajad berkembang secara bertahap sejak usia muda hingga menjadi salah satu penyerang Timnas Indonesia.
Dimas mengawali pembinaan sepak bola di beberapa akademi, antara lain:
Akademi-akademi tersebut menjadi fondasi penting sebelum ia menembus level profesional.
Nama Dimas mulai dikenal ketika membela PS TNI, yang kemudian berganti nama menjadi TIRA-Persikabo dan akhirnya Persikabo 1973.
Di klub ini, ia berkembang menjadi striker utama dan beberapa kali menjadi pencetak gol terbanyak klub. Konsistensinya di Liga 1 membuatnya dipanggil ke Timnas Indonesia senior.
Pada 14 Juli 2024, Dimas resmi bergabung dengan Persib Bandung.
Kehadirannya menambah kedalaman lini depan Persib. Meski sempat terganggu cedera pada musim 2025/2026, ia tetap menjadi bagian dari skuad dan masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2027.
Performa apik di kompetisi domestik membuka jalan bagi Dimas Drajad untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Beberapa pencapaiannya antara lain:
Berdasarkan data terbaru, Dimas telah mengoleksi 13 caps dan 6 gol untuk Timnas Indonesia senior. Pada 2026 saja, ia mencetak 3 gol dalam 3 pertandingan internasional, menunjukkan efektivitas yang tinggi saat mengenakan seragam Garuda.
Keyword Dimas Drajad TNI cukup sering dicari karena awal karier profesionalnya bersama PS TNI.
Perlu dipahami bahwa:
Karena itu, informasi mengenai status militernya sebaiknya mengacu pada keterangan resmi dan tidak berdasarkan asumsi.
Dimas Drajad memiliki tinggi 178 cm.
Dengan postur tersebut, ia cukup kuat dalam duel udara sekaligus tetap lincah saat bergerak di area pertahanan lawan. Kombinasi kekuatan fisik dan kecepatan menjadi salah satu keunggulan utamanya sebagai penyerang.
Pencarian mengenai istri Dimas Drajad cukup tinggi di internet.
Namun, hingga artikel ini diperbarui, Dimas Drajad belum banyak membagikan kehidupan pribadinya kepada publik. Informasi mengenai pasangan atau status pernikahannya belum diumumkan secara resmi. Oleh karena itu, tidak tepat untuk menyimpulkan atau berspekulasi mengenai kehidupan pribadinya tanpa konfirmasi langsung.
Berdasarkan data Transfermarkt, Dimas Drajad memiliki seorang saudara bernama Ahmad Wahyudi, yang juga berkarier sebagai pesepak bola dan bermain untuk Deltras FC.
Sebagai penyerang, Dimas memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya sering dipercaya pelatih, antara lain:
Karakter bermain tersebut membuatnya cocok dalam sistem permainan modern yang menuntut penyerang tidak hanya mencetak gol, tetapi juga berkontribusi dalam fase bertahan.
Sepanjang karier profesionalnya, Dimas Drajad telah mencatat sejumlah pencapaian di level klub maupun tim nasional. Meski belum menjadi pemain dengan koleksi trofi terbanyak, konsistensinya membuat ia terus mendapat kepercayaan di kompetisi domestik dan Timnas Indonesia.
Beberapa pencapaiannya meliputi:
Selain dikenal sebagai penyerang Timnas Indonesia, Dimas Drajad memiliki sejumlah fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui.
Dimas Drajad adalah pesepak bola profesional Indonesia yang bermain sebagai penyerang. Saat ini ia memperkuat Persib Bandung dan Tim Nasional Indonesia.
Dimas Drajad lahir pada 30 Maret 1997 di Gresik, Jawa Timur.
Berdasarkan data terbaru musim 2026, usia Dimas Drajad adalah 29 tahun.
Dimas Drajad memiliki tinggi 178 cm.
Posisi utamanya adalah penyerang tengah (centre-forward). Ia juga dapat dimainkan sebagai sayap kiri maupun sayap kanan.
Saat ini Dimas Drajad merupakan pemain Persib Bandung dengan kontrak hingga 30 Juni 2027.
Tidak ada informasi resmi yang menyatakan Dimas Drajad merupakan anggota aktif TNI. Pencarian mengenai “Dimas Drajad TNI” muncul karena ia pernah memperkuat klub PS TNI, yang kemudian berganti nama menjadi TIRA-Persikabo dan Persikabo 1973.
Menurut data Transfermarkt, Dimas Drajad merupakan kakak dari Ahmad Wahyudi, pesepak bola yang bermain untuk Deltras FC.
Profil Dimas Drajad menunjukkan perjalanan karier seorang penyerang lokal yang berkembang melalui pembinaan usia muda hingga menjadi pemain penting di Liga 1 Indonesia dan Timnas Indonesia.
Lahir di Gresik pada 30 Maret 1997, Dimas dikenal sebagai striker pekerja keras dengan kemampuan bermain di beberapa posisi lini depan. Bersama Persib Bandung dan Timnas Indonesia, ia terus berupaya memberikan kontribusi terbaik melalui kerja keras, mobilitas tinggi, dan naluri mencetak gol yang baik.
Selain membahas biodata, artikel ini juga mengulas statistik terbaru, perjalanan karier, posisi bermain, tinggi badan, hingga klarifikasi mengenai isu seputar status TNI dan kehidupan pribadinya. Informasi yang belum dikonfirmasi secara resmi, seperti status pernikahan, disampaikan secara hati-hati sesuai prinsip E-E-A-T sehingga pembaca memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Statistik Marc Cucurella menjadi salah satu topik yang banyak dicari setelah bek kiri asal Spanyol…
Statistik Unai Simón terus menjadi sorotan setelah penjaga gawang Athletic Club tersebut tampil konsisten bersama…
Profil Cubarsí menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari setelah bek muda Barcelona tersebut…
Statistik Dani Olmo menjadi perhatian setelah gelandang serang Barcelona tersebut kembali tampil konsisten sepanjang musim…
Statistik Youri Tielemans menjadi salah satu topik yang banyak dicari setelah gelandang Belgia tersebut terus…
Transfer terbaru MU menjadi perhatian besar menjelang dimulainya musim 2026/2027. Manchester United aktif memperkuat skuad…